Fengshui : Lima Tips Membuat Kamar Mandi di dalam Kamar tidur

Kamar mandi atau toilet di dalam kamar tidur makin banyak diminati. Bahkan menurut pengamatan kami, tidak kurang dari 80% pemilik rumah yang sudah memiliki kamar mandi di dalam kamar....

5 Hotel Unik Untuk Liburan

Akhir pekan adalah saat yang tepat untuk melakukan liburan. Tetapi, apakah Anda sudah menentukan pilihan kemana akan berlibur? Dirangkum dari laman businessinsider.com, berikut ini pilihan....

Showing posts with label rumah dewi. Show all posts
Showing posts with label rumah dewi. Show all posts

Sunday, 5 April 2015

Tips Investasi Properti Bagi Pemula



Rumahdewi.com – Apakah Anda ingin mencoba memulai investasi properti? Tak ada salahnya jika Anda memulainya sekarang.

Perlu diketahui bahwa hanya investasi properti yang menawarkan kenaikan nilai investasi serta pendapatan berulang (bulanan atau tahunan). Selain itu, properti juga satu-satunya kebutuhan primer yang dapat dijadikan investasi.

Dilihat dari tingkat kerumitannya, investasi properti terbagi dua: yang memerlukan pengelolaan dan tak memerlukan pengelolaan. Bagi pemula, ada baiknya mencoba properti yang minim pengelolaan, seperti investasi tanah kosong, rumah sewa, dan apartemen sewa.

Investasi lahan kosong bisa menjadi pilihan, karena nyaris tak memerlukan perawatan. Anda hanya perlu membuat pagar yang layak, sehingga tanah Anda tak diserobot atau dikuasai pihak lain.
Kendati demikian, lahan kosong tidak dapat menghasilkan income dari sewa seperti rumah atau ruko. Namun, jika lahan tersebut berada di lokasi yang strategis, lahan bisa disewakan sebagai lokasi kafe, lahan parkir, atau pangkalan taksi.

Investasi rumah sewa (rumah kontrakan) pun laik dipertimbangkan, karena memiliki tingkat permintaan yang tinggi, terutama di kawasan yang dekat dengan akses tol, trade centershopping mall, persimpangan jalan utama, terminal, atau dekat dengan perumahan besar memiliki fasilitas ritel, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

Akan tetapi, Anda harus melakukan pengecekan secara rutin terhadap rumah sewa (kontrakan) tersebut. Rumah yang disewakan umumnya cepat rusak bila disewa oleh orang yang kurang bertanggung jawab, yang merasa rumah tersebut bukan miliknya.
Masalah juga bisa datang jika si penyewa abai membayar uang sewa. Oleh karena itu, Anda sebagai pemilik harus menyeleksi penyewa yang baik.

Investasi apartemen sewa makin menarik digeluti, karena permintaannya tinggi, terutama di area CBD (central business district), kawasan permukiman ekspatriat, dan lingkungan kampus.
Sebaliknya, jangan memiliki apartemen di lokasi yang kurang strategis. Belakangan ini banyak pengembang ‘nekad’ membangun apartemen di kawasan pinggir kota yang tak jelas pangsa pasarnya.

Selamat mencoba!

Thursday, 2 April 2015

MESKI BISNIS PROPERTI SURAM, RUMAH MURAH TETAP DIBURU


Rumahdewi.com - Kendati bisnis properti diprediksi suram karena sudah berada pada titik jenuh, potensi pasar kelas bawah masih tetap ada. Rumah-rumah dengan harga di bawah Rp 500 juta masih banyak diburu.
Marketing Executive Citra Indah, Aryanto, mengatakan, animo pembeli hunian terhadap rumah dengan kisaran harga Rp 150 juta - Rp 500 juta masih tinggi. Rumah seharga ini diincar oleh mereka yang berpenghasilan sekitar Rp 3,5 juta hingga Rp 4 juta per bulan.
"Animo paling tinggi dari pembeli rumah pertama dengan rentang usia 25 tahun hingga 35 tahun. Pendapatan rerata mereka kan di kisaran Rp 3,5 juta hingga 4 juta per bulannya," ujar Aryanto kepada Kompas.com, saat HousingEstate BTN Property Expo 2015 di Atrium FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2015).
Aryanto menuturkan, rumah di Citra Indah dengan sekitar Rp 137 jutaan adalah produk yang paling laris dipasarkan.
"Setahun terakhir memang paling banyak terjual rumah tipe sederhana. Tahun ini kami juga akan lebih banyak menyediakan hunian tipe tersebut karena pasar sepertinya masih tertarik," lanjut Aryanto.
Aryanto menyebutkan, dari 1.000 hunian yang akan dipasarkan di Citra Indah tahun 2015 ini, 40 persennya akan dibentuk menjadi rumah tipe sederhana.
"Kami berencana untuk memasarkan 5 klaster tahun 2015 ini. Masing-masing klaster berisi 200 unit. 40 persen dari 5 klaster tersebut kita bentuk tipe sederhana, 30 persen tipe menengah, sedangkan sisanya merupakan rumah mewah," tandas Aryanto.
Sebelumnya diberitakan, pasar properti di Indonesia dinilai melambat pada kuartal pertama tahun 2015. Perlambatan disebabkan kondisi pasar yang sedang jenuh dan terlalu tingginya harga properti.
"Memang pergerakan pasar properti pada 2014 lambat, namun kuartal pertama tahun ini lebih lambat lagi. Perlambatannya minus 5 hingga minus 8 persen. Saya prediksi akan terus melambat sampai akhir 2015," ujar CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanada kepada Kompas.com, di Bekasi, Sabtu (28/3/2015).
Ali mengatakan pasar properti pada tiga bulan pertama 2015 ini mencapai titik paling rendah sejak tahun lalu. Pengembang dianggap salah menyasar pasar karena mengincar kelas atas.
"Pasar kita ini sudah jenuh. Ketika hal ini terjadi maka pasar akan terbatas, mereka tidak akan mengalami peningkatan. Apalagi dengan tingginya harga yang dipasarkan pengembang. Pasar Indonesia itu kan dominan kelas menengah tapi pengembangnya justru selalu main di atas," kata Ali.

Wednesday, 1 April 2015

Situs Rumah Dewi - Situs Rumah Dan Properti Terlengkap Di Indonesia

Situs Rumah Dewi merupakan situs pencarian properti terbaik yang dapat membantu para pencari menemukan properti impiannya. RumahDewi juga salah satu situs properti online yang menyediakan ratusan hingga ribuan listing properti dijual dan disewa dengan informasi yang rinci di indonesia.

Rumahdewi.com memberikan pilihan yang paling komprehensif di pasar - kondominium terpopuler, partemen, perumahan, dan properti komersial. jika anda membutuhkan bantuan untuk mencari Rumah, anda dapat melihat panel Agen untuk membantu.

Nikmati juga fitur-fitur baru kami seperti Lokasi Populer, Berita Properti, dan lain-lain.
Segera gabung bersama kami di RUMAHDEWI.COM